Kanha Phinisiarmada (Kanha Citta, Kanha Loka, Kanha Natha) Pesan sekarang
Kanha Phinisi armada (Kanha Citta, Kanha Loka, Kanha Natha) – Pulau Kelor Labuan Bajo: pendakian singkat di hari 1

Kanha Phinisi armada (Kanha Citta, Kanha Loka, Kanha Natha)

Pulau Kelor Labuan Bajo: pendakian singkat di hari 1

Diperbarui 23 Oktober 2026

Pulau Kelor Labuan Bajo adalah pulau kecil berbukit dekat pelabuhan Labuan Bajo, dengan pendakian 15 sampai 30 menit ke titik pandang di atas teluk. Ini titik kedua hari 1 pada trip Kanha 3 hari 2 malam, yang berangkat setiap Jumat.

Lihat rute 3 hari 2 malam Lihat tanggal hari Jumat

Di mana Kelor jatuh dalam pelayaran hari Jumat

Kelor adalah titik kedua hari 1 pada trip 3 hari 2 malam, setelah snorkeling di Manjarite dan sebelum Kalong saat matahari terbenam. Kunjungannya berupa trekking singkat mendaki bukit.

Pulau kecil ini dekat dengan Labuan Bajo; waktu pelayaran pada hari itu bergantung pada laut dan urutan yang dipilih kapten. Karena dekat dengan pelabuhan, Kelor sering dipakai sebagai titik pertama atau terakhir sebuah trip.

Contoh private trip 2 hari 1 malam dibuka dengan Kelor, dan contoh 4 hari 3 malam menutup dengan Kelor di hari 4. Keduanya dikonfirmasi tertulis dengan kapten. Hanya urutan trip 3 hari 2 malam di atas yang tetap.

Peta Taman Nasional Komodo
Peta rute — titik singgah ditampilkan tanpa urutan; kapten menentukan urutannya pada hari itu. Manjarite · Pulau Kelor · Pulau Kalong · Pulau Padar · Pink Beach (Pantai Merah) · Pulau Komodo · Manta Point · Pulau Sebayur · Taka Makassar

Jalan menaiki bukit Kelor

Pendakian memakan waktu 15 sampai 30 menit di jalur kering yang curam. Di puncak, sebuah titik pandang menghadap teluk. Usahanya singkat. Tergolong sedang. Bukan trekking panjang.

Sepatu kokoh membantu di jalur ini, dan daftar bawaan menyebut sandal trekking dan dry bag. Air masuk ke tas harian.

Padar di hari 2 adalah pendakian panjang dalam trip ini. Kelor memberi kaki percobaan pertama yang lebih pendek.

Waktu terbaik
pagi
Waktu di darat / di air
15–30 mnt
Tingkat kesulitan
sedang
Pasang surut
Tidak bergantung pada pasang surut
Bulan paling ramai
Juli, Agustus
Pulau Kelor – paddleboarder off steep green hill island (Foto asli dari trip yang dipesan lewat PT Komodo Explorer Indonesia)
Pulau Kelor – woman in black cover-up on sand, islet (Foto asli dari trip yang dipesan lewat PT Komodo Explorer Indonesia)
Pulau Kelor – woman walking in shallows, islet behind (Foto asli dari trip yang dipesan lewat PT Komodo Explorer Indonesia)
Pulau Kelor – woman standing on sand, islet behind (Foto asli dari trip yang dipesan lewat PT Komodo Explorer Indonesia)
Pulau Kelor – woman standing on sand, islet behind (Foto asli dari trip yang dipesan lewat PT Komodo Explorer Indonesia)
Pulau Kelor – man on shore, islet behind (Foto asli dari trip yang dipesan lewat PT Komodo Explorer Indonesia)
Pulau Kelor – man standing in shallows, islet behind (Foto asli dari trip yang dipesan lewat PT Komodo Explorer Indonesia)
Pulau Kelor – paddleboarder off steep green hill island (Foto asli dari trip yang dipesan lewat PT Komodo Explorer Indonesia)

Foto asli dari trip yang dipesan lewat PT Komodo Explorer Indonesia · 8 foto

Snorkeling Manjarite di sebelahnya

Manjarite adalah titik snorkeling di samping Kelor pada hari 1. Pelayaran di antara keduanya 30 sampai 60 menit, dan rute lalu berlanjut ke Kalong untuk matahari terbenam.

Masker dan snorkel berasal dari perlengkapan kapal, yang sama di ketiga kapal Kanha. Jaket pelampung ada di kapal.

Manjarite tidak punya halaman sendiri, jadi berbagi halaman ini dengan Kelor, titik yang bersebelahan dengannya.

Mengapa Kelor ada di hari 1

Hari 1 dimulai sekitar pukul 09:00 dengan penjemputan, naik kapal, dan pengarahan keselamatan. Kelor menyusul snorkeling Manjarite pada urutan tercetak.

Kelor sering dipakai sebagai titik pertama atau terakhir sebuah trip karena jaraknya dari pelabuhan. Pada trip 3 hari 2 malam ia bukan keduanya, dan jatuh kedua di hari 1, di antara renang dan matahari terbenam.

Kapten memutuskan pada hari itu, dan perubahan cuaca dapat menyusun ulang titik-titiknya.

Yang bukan Kelor

Kelor adalah bukit pendek yang curam. Bukan trekking panjang. Bukan tempat komodo; jalan melihat komodo ada di Pulau Komodo, pada hari 2.

Tamu dengan masalah lutut atau tanpa sepatu bergerigi sebaiknya bersiap berhenti di jalur bawah. Bagian akhir adalah yang paling curam, dan jalur keringnya gembur di bawah kaki.

The Kanha edit. Kelor adalah pemanasan, bukan sorotan utama. Untuk rombongan 20 orang yang menginginkan sore pertama yang lembut: Kanha Loka atau Kanha Citta. Untuk delapan sahabat yang menyukai ritme sendiri: Kanha Natha.

FAQ

Berapa lama pendakian di Kelor?

Sekitar 15 sampai 30 menit menaiki jalur kering yang curam ke titik pandang di atas teluk. Usahanya sedang dan singkat, bukan trekking panjang. Sepatu bergerigi membantu, dan bagian akhir adalah yang paling curam dari jalur. Padar di hari 2 adalah pendakian yang lebih panjang.

Kelor ada di hari ke berapa pada Kanha 3 hari 2 malam?

Hari 1, sebagai titik kedua, setelah snorkeling Manjarite dan sebelum Kalong saat matahari terbenam. Trip bersama berangkat setiap Jumat di Kanha Citta, Kanha Loka, dan Kanha Natha, dengan rute tercetak yang sama.

Apakah ada komodo di Kelor?

Tidak. Kelor adalah jalan bukit dan titik pandang, bukan tempat komodo. Jalan melihat komodo ada di Pulau Komodo, titik ketiga hari 2 pada trip 3 hari 2 malam, dan dipimpin ranger taman. Siapkan kamera untuk pemandangan teluk di sini.

Apakah snorkeling Manjarite titik yang terpisah?

Ya. Manjarite adalah titik snorkeling di hari 1, di samping Kelor, dan pelayaran di antara keduanya 30 sampai 60 menit. Titik ini berbagi halaman karena keduanya berada dalam satu ruas hari itu, dan masker serta snorkel berasal dari kapal.

Cek ketersediaan — Kanha Phinisi

Kanha Phinisi adalah salah satu dari tiga kapal Kanha yang kami pesankan sebagai mitra pemesanan pemiliknya; PT Komodo Explorer Indonesia menjual, menjawab, dan bertanggung jawab atas pemesanan Anda.

WhatsApp Email

WhatsApp
Chat WhatsApp